Categories: Berita
Published April 2, 2020

Guna mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) di lingkungan masyarakat maka pemkab Tulungagung melalui Satgas Penanggulangan Covid -19 Kabupaten Tulungagung melakukan Rapat Koordinasi Penanganan COVID-19 Dengan RS Swasta, Klinik, IDI, PPNI, dan PDGI di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Acara yang ditempatkan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada rabu, 1/4/2020, ini dipimpin oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M. dan dihadiri unsur Forkopimda, Satgas COVID-19 Kabupaten Tulungagung, perwakilan anggota IDI, anggota PDGI, anggota PPNI, para Direktur Rumah Sakit Swasta Serta Pemilik klinik yang ada di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Dalam rapat tersebut Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M. menyampaikan bahwa kasus wabah COVID-19 di Kabupaten Tulungagung semakin meningkat. Per 31 Maret tercatat ada 559 ODP, 31 PDP, dan 1 pasien terkonfirmasi positif COVID-19.
Tingginya angka ODP di Kabupaten Tulungagung ini dikarenakan gencarnya tracing yang dilakukan oleh Pemkab Tulungagung melalui Dinas Terkait . “Pemerintah bekerja sama dengan instansi terkait turun ke masyarakat sehingga angka ODP yang terdata cukup banyak,” ungkap Bupati.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut bupati berharap agar seluruh jajaran pemerintah, medis, dan masyarakat untuk merapatkan barisan dalam menangani wabah COVID-19 ini. “Saat ini status Kabupaten Tulungagung merupakan wilayah Red Zone di Provinsi Jawa Timur. Untuk itu segala upaya harus ditingkatkan mulai dari pemantauan OTG (Orang Tanpa Gejala), penanganan ODP hingga PDP,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut perwakilan pengelola Rumah Sakit Swasta siap mendukung permintaan untuk memberikan ruang isolasi bagi perawatan ODP. Akan tetapi meminta untuk diberikan bimbingan teknis dari pihak RSUD dr. Iskak yang sudah berpengalaman dan permintaan diberikan APD (Alat Pelindung Diri) bagi paramedis.
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M. dalam menangani masalah ini akan mengalokasikan anggaran untuk menanggulangi Virus Covid 19 di Kabupaten Tulungagung dan hal ini juga didukung oleh DPRD Kabupaten Tulungagung melalui Ketua DPRD Tulungagung Sumarsono.
Dalam kegiatan ini Pemkab Tulungagung mendapat bantuan berupa 250 unit APD dari perusahaan Tulip Craft Indonesia, 6 unit bilik disinfektan dari HIPMI, dan 6 wastafel portabel dari Nyoklat Klasik. (NUG/HMS)

Pos Terbaru