Categories: Berita
Published Oktober 24, 2020

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M. membuka Workshop Pelestarian Sungai Brantas Berbasis Partisipatif Masyarakat hari Sabtu, 24 Oktober 2020 Bertempat di Dinas Perumahan Dan Permukiman Sumberdaya Air jln. Panglima Sudirman Kelurahan Kepatihan Tulungagung.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Direktur Perum Jasa Tirta I, Kepala OPD terkait, camat wilayah Sungai Brantas, kepala desa wilayah Sungai Brantas, Ketua KPS-PPLH Mangku Bumi, Tim Perumus Workshop, Anggota Kader lingkungan Desa Wilayah Sungai Brantas serta Penggiat/ Komunitas peduli Sungai (KPS) Brantas.

Melalui kegiatan Workshop kali ini kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas dan Perum Jasa Tirta 1 siap untuk mengamankan dan melestarikan Sungai Brantas bersama masyarakat. Dengan diadakanya workshop ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dari pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk melakukan pelestarian Sungai Brantas berbasis partisipatif masyarakat.

Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo, M.M mengatakan sumberdaya air adalah aspek vital yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, untuk dan demi peradaban manusia, tanpa pelestarian dan pengembangan sumberdaya air, peradaban manusia tidak akan mencapai tingkat yang dinikmati saat ini.

Pemanfaatan Sungai Brantas untuk memenuhi kebutuhan irigasi persawahan mempunyai peran yang cukup besar dalam menunjang Provinsi Jawa timur sebagai lumbung pangan nasional, dengan kontribusi lebih dari 2 juta ton beras/Tahun atau sebesar kurang lebih 25% dari stok pangan nasional. Selain sebagai pendukung lumbung pangan nasional,air sungai di wilayah Sungai Brantas di manfaatkan juga juga untuk memenuhi kebutuhan air baku untuk air minum dan industri, pembangkit tenaga listrik, perikanan dan wisata.

Melihatnya begitu pentingnya keberadaan kondisi Sungai Brantas saat ini maka menjadi kewajiban bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kelestarian sumber daya air wilayah Sungai Brantas, menjaga kestabilan daerah aliran sungai Brantas dan menjaga kualitas air sungai Brantas agar bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin dan berkesinambungan.

Usai membuka Workshop Bupati berkenan memakaikan rompi kepada perwakilan komunitas pelestarian Sungai Brantas dan menyaksikan stan pameran hasil pengolahan limbah. (Pri/Pro)

Pos Terbaru