Categories: Berita
Published Februari 20, 2016

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Tulungagung kembali membuat terobosan dalam melakukan pelayanannya kepada masyarakat, kali ini Dinas yang berada di area terminal Gayatri melakukan terobosan yaitu memberdayakan Mobil Penumpang Umum (MPU) sebagai sarana angkutan sekolah gratis bagi para pelajar di wilayah Kecamatan Sendang, Karangrejo, dan Kecamatan Kedungwaru.

Ada sarana angkutan sekolah gratis (MPU) sebanyak 11 unit yang disediakan bagi para pelajar dengan rute yang baru dilaunching pada 1 februari 2016 kemarin yaitu jurusan kecamatan Sendang menuju kota Tulungagung dengan rute dua jalur, untuk jalur pertama rute Sendang depan pasar Dono kecamatan Sendang menuju  ke kecamatan Karangrejo melalui desa Bungur Karangrejo dengan jumlah MPU 6 unit. Sedangkan jalur kedua yaitu dari depan pasar Dono kecamatan Sendang menuju kecamatan Karangrejo melaui desa Boro Kecamatan Kedungwaru dengan jumlah armada MPU 5 unit.

Program yang berjalan mulai 1 Februari 2016, dengan memberangkatkan dan menjemput siswa-siswi sekolah mulai pukul 06.00 wib ini tahun sebelumnya (2015)  juga sudah berjalan yaitu sarana angkutan sekolah gratis (MPU) gratis dengan rute Capurdarat menuju Kota Tulungagung.

Menurut Kepala Dinas Kominfo kabupaten Tulungagung melalu Kabid DLLAJ Dishubkominfo Tulungagung, Jaelani, maksud dan tujuan rogram tersebut untuk memberdayakan MPU yang ada di kabupaten Tulungagung. Selain itu juga untuk meringankan beban orang tua para pelajar dalam menyekolahkan anak-anaknya, serta menjalankan visi-misi Bupati dan wakil Bupati Tulungagung yaitu pendidikan murah.

Jaelani menjelaskan bahwa untuk jadwal dari keberangkatan MPU angkutan sekolah gratis ini adalah jam masuk sekolah yang dimulai pukul 05.45 Wib. Untuk waktu siang jam oprasional MPU menyesuaikan kepulangan siswa sekolah  “untuk jam operasional armada MPU Sekolah Gratis  ditentukan satu kali angkut pada pagi dan siang hari, yaitu pagi jam enam kurang seper empat (05.45 Wib ) pagi, sedangan siangnya jam operasinya menyesuaikan kepulangan anak sekolah, “ jelas Jaelani.

Jaelani berharap kepada siswa/pelajar pengguna angkutan sekolah gratis ini memperhatikan ketepatan waktu keberangkatan armada. Serta memperhatikan keselamatan diri dan menjaga kebersihan armada MPU.

Lebih lanjut Jaelani berharap kepada siswa untuk memanfaatkan progran angkutan sekolah Gratis karena selain dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jam–jam sibuk, juga dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas terutama diusia produktif (usia plajar). (nug/humas)

Pos Terbaru