Categories: Wisata Alam
Published Februari 21, 2016

Seluruh Masyarakat Tulungagung tentu sudah banyak yang mengenal tentang Pantai Popoh, dimana dalam pantai ini disamping udaranya  sejuk juga banyak ditumbuhi pohon – pohon  besar. Dalam pantai yang berbentuk teluk ini bila di musim liburan tiba seperti pada waktu libur  Nasional maupun libur hari raya imlek kemarin selalu banyak dikunjungi para wisatawan baik itu wisatawan lokal maupun dari luar daerah. Tetapi , masyarakat tidak banyak yang tahu kalau disamping timur Pantai Popoh masih ada sebuah pantai yang layak untuk dikunjungi oleh wisatawan.

Pantai yang dimaksud yakni Pantai Coro, apa daya tarik pantai ini ? Di pantai yang memiliki panjang sekitar kurang lebih 400 Meter ini pasirnya berwarna putih dan tidak kalah dengan pantai – pantai yang berpasir putih lain di daerah Jawa Timur. Lembut dan bersih, selain itu daya tarik lain pada pantai yang berjarak sekitar 1,5 Km dari padepokan Retjo Sewu yang menuju ke timur ini keberadaannya masih alami dan belum banyak tergarap, didalam pantai tersebut ombak pantai juga tidak terlalu besar.

 Daya tarik lain dari pantai ini adalah , air laut yang menuju pantai sangat jernih sehingga permukaan dasar laut bisa dilihat dengan mata telanjang, tentunya dengan jernihnya air ini semua karang dan tumbuhan laut bisa jelas terlihat oleh mata telanjang.

Dipantai yang menurut cerita dulunya banyak hewan coro ( kecoak ) ini Banyak sekali dijumpai batu karang, tumbuhan, dan Hewan laut hidup. Pengunjung bisa melihat dengan jelas tumbuhan dan hewan laut hidup di batu – batu karang  di sepanjang  pantai yang berbentuk teluk tersebut, dan semua itu akan lebih jelas terlihat ketika air laut mulai surut.

Bagi mereka yang suka mengoleksi aneka kulit kerang bisa datang ke tempat ini karena ditempat ini banyak sekali jenis kulit kerang yang terdampar di pasir bibir pantai, begitu juga dengan batu – batu karang terdapat dipasir putih yang terhampar luas.

Terkait dengan adanya pantai Coro tersebut dari pemkab Tulungagung berencana untuk mengembangkan pantai ini , selain pantai klatak dan pantai Bayem, selain pantai yang ada sekarang yakni  Popoh dengan Sidem.

di sekitar pantai coro tersebut dulunya adalah hutan lindung, namun hutan itu sekarang sudah gundul. Pengunjung juga bisa menikmati keindahan alam dari atas bukit bekas hutan yang gundul ini, karena pemandangan disekitar pantai lebih bagus.

Untuk melihat keindahan pantai ini pengunjung yang menginginkan datang haya bisa  mengendarai kendraan ojek yang sudah tersedia di area tempat wisata padepokan Retjo sewu saja, dengan merogoh uang saku sekitar Rp 30. 000 PP pengunjung bisa menikmati keindahan pantai ini sepuasnya. (nug/humas)

Pos Terbaru