Categories: Berita
Published Maret 15, 2016

Dengan adanya peristiwa gerhana matahari total yang melintas di wilayah Indonesia. Maka umat muslim Tulungagung melaksanaan sholat gerhana matahari tersebut pada Rabu (09/03) di masjid-masjid yang dekat dengan tempat tinggal mereka.

Seperti halnya di masjid Al-Munawwar juga melangsungkan sholat gerhana matahari. Ribuan jamaah memadati masjid yang berada di barat Aloon-aloon Tulungagung. Nampak hadir di shof paling depan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo SE, M.Si, dan  Wakil Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo MM.

Sholat gerhana matahari berlangsung pukul 06.20 WIB. Jamaah tampak khusuk mengikuti serangkaian kegiatan tersebut. Selaku imam dan penceramah adalah K.H. Hadi Mafud dari pondok Mlaten, Kauman, Tulungagung. Kegiatan diteruskan dengan pengajian yang digelar oleh keluarga besar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Tulungagung, bersama K.H. Imam Hambali dari Surabaya.

Bupati Tulungagung Syahri Mulyo dalam sambutannya mengatakan, bahwa peristiwa gerhana matahari itu menunjukkan kekuasaan dan kebesaran Allah, yang mengatur peredaran alam. Untuk memaknainya maka kita harus banyak berdoa dan mawas diri. Selain itu, kita seharusnya mengagungkan kekuasaan Tuhan dan meminta ampun atas dosa-dosa yang kita lakukan.

Fuad Syaiful Anam, ketua pengurus IPHI Kabupaten Tulungagung, menjelaskan bahwa yang hadir dalam acara sholat gerhana matahari lebih dari tiga ribu jamaah. Bahkan karena masjid tidak muat, sebagian jamaah berada diluar masjid. Sedangkan jamaah yang yang hadir tidak hanya dari keluarga besar IPHI saja, namun separuhnya  berasal dari masyarakat umum.

Pelaksanaan sholat gerhana di masjid Al-Munawwar ditandai dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Santunan diberikan secara simbolis yang diserahkan oleh Bupati Tulungagung Syahri Mulyo dan Wakil Bupati Tulungagung Maryoto Birowo. (her/humas)

Pos Terbaru