Categories: Berita
Published April 30, 2016

40 anggota radio komunitas yang ada di Kabupaten Tulungagung, Kamis, 28 April 2016, mengikuti sosialisasi tata cara penyelenggaraan penyiaran radio komunitas Kabupaten Tulungagung.

Sosialisasi dilaksanakan di Aula Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung. Acara di buka oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung, Drs. Maryani dan menghadirkan nara sumber dari komisioner bidang perijinan KPID Jawa Timur.

Ketua panitia kegiatan, Bambang Nurcahyo, S.H, melaporkan bahwa sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan peran radio komunitas yang ada di Kabupaten Tulungagung dalam rangka mempercepat penyebaran informasi pembangunan daerah Kabupaten Tulungagung.

Bambang berharap dengan adanya  penyelenggaraan sosialisasi ini akan tercapai pengelolaan radio komunitas yang baik sesuai dengan fungsinya dengan berlandaskan kode etik jurnalistik, guna menunjang pembangunan daerah serta dapat memberikan pengetahuan dan  pemahaman bagi penyelenggara penyiaran radio, sebagaimana telah diatur dalam UU Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung, Drs. Maryani mengatakan bahwa perkembangan radio komunitas memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik dan mendorong terciptanya aliran informasi dua arah. Selain itu, radio komunitas juga mempunyai peran penting dalam penyebaran informasi yang seimbang dan setimpal di masyarakat, memiliki kebebasan dan tanggungjawab dalam menjalankan fungsinya sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol serta perekat sosial.

Maryani mengatakan bahwa radio komunitas sebagai bentuk lembaga penyiaran telah diakui keberadaanya, sebagaimana telah diatur dalam UU Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002. Dalam UU penyiaran radio komunitas adalah termasuk kedalam lembaga penyiaran komunitas, dimana lembaga penyiaran radio komunitas merupakan lembaga penyiaran yang berbentuk badan hukum Indonesia.

Sosialisasi diwarnai dengan tanya jawab dengan narasumber Dr. Apriliani, M.SI, dari Komisioner Bidang Pengelolaan Sistem dan Struktur Penyiaran (P2SP). (nug/humas)

Pos Terbaru