
Pertandingan final turnamen sepak bola Kecamatan Ngunut berlangsung dramatis. Kesebelasan Pulosari akhirnya keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Kaliwungu melalui adu penalti dengan skor 4–3, setelah kedua tim bermain imbang 1–1 hingga waktu normal berakhir.
Pertandingan penentuan tersebut berlangsung di Lapangan PEMA, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, dan menjadi puncak rangkaian turnamen sepak bola tingkat kecamatan yang disambut antusias oleh masyarakat. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., hadir dalam acara penutupan turnamen sekaligus menyerahkan hadiah utama kepada tim pemenang. Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ngunut.
Hasil imbang 1–1 selama pertandingan waktu normal membuat penentuan juara harus dilanjutkan melalui adu tendangan penalti. Dalam babak penentuan tersebut, Pulosari berhasil mengungguli Kaliwungu dengan skor 4–3 sekaligus memastikan kemenangan dalam turnamen.
Selain menjadi ajang kompetisi dan unjuk kemampuan para pemain, turnamen ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat sportivitas melalui olahraga. Kehadiran Plt. Bupati Tulungagung dalam penutupan turnamen menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan olahraga yang tumbuh di tengah masyarakat. Kompetisi sepak bola tingkat kecamatan diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan potensi atlet lokal sekaligus memperkuat persatuan antardesa.
Melalui penyelenggaraan turnamen seperti ini, semangat olahraga diharapkan terus berkembang di Kabupaten Tulungagung, tidak hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga membangun kebersamaan, menjaga persaudaraan, dan menumbuhkan sportivitas di tengah masyarakat. Pulosari pun menutup perjalanan turnamen dengan kemenangan dramatis, sementara semangat kebersamaan antara pemain dan masyarakat menjadi nilai penting dari gelaran sepak bola Kecamatan Ngunut. (tok/khoi/PROKOPIM TULUNGAGUNG).
