+62 (355) 321201 tulungagung.prokopim@gmail.com
Berita

Plt Bupati Tulungagung Tinjau Sejumlah Proyek Infrastruktur, Trotoar Teuku Umar Disiapkan dengan Saluran Khusus Kabel Bawah Tanah

15 Oktober 2026 humasta

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., meninjau progres sejumlah pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tulungagung, Rabu (14/10/2026). Peninjauan tersebut mencakup pembangunan trotoar Jalan Teuku Umar, penyelesaian pembangunan Jalan Ngemplak, pembangunan Pasar Ngemplak, ruas Jalan Cuwiri–Karangrejo, rehabilitasi Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), serta pembangunan Pasar Pojok.


Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pekerjaan di lapangan sekaligus memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana. Infrastruktur jalan, fasilitas pejalan kaki, saluran drainase, hingga sarana perdagangan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung aktivitas masyarakat.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan trotoar di sisi barat Jalan Teuku Umar. Selain memperbaiki kenyamanan dan keamanan pejalan kaki, pembangunan tersebut dirancang dengan sistem saluran yang mengakomodasi kebutuhan drainase dan penataan kabel jaringan di bawah tanah.


Saat memberikan keterangan kepada awak media, Plt. Bupati menjelaskan bahwa saluran lama di lokasi tersebut memiliki ukuran sekitar 60 sentimeter. Adapun saluran baru dirancang dengan lebar sekitar satu meter dan dibagi menjadi dua jalur dengan fungsi berbeda, yakni untuk aliran air dan penempatan kabel jaringan.


“Saluran yang lama itu ternyata hanya sekitar 60 sentimeter. Untuk yang baru ini lebarnya satu meter, dengan dua saluran, satu untuk air dan satu lagi untuk kabel-kabel,” ujarnya.
Menurut dia, penempatan kabel di bawah tanah menjadi salah satu upaya untuk menata utilitas perkotaan agar lebih tertib. Dengan penataan tersebut, kabel jaringan yang selama ini berada di atas diharapkan dapat dipindahkan secara bertahap sesuai kesiapan teknis dan koordinasi dengan pihak terkait.


Plt. Bupati menyebut pembangunan trotoar Jalan Teuku Umar ini menjadi salah satu proyek percontohan bagi penataan jaringan utilitas di Tulungagung. Untuk tahap awal, penataan difokuskan pada kabel jaringan tertentu, seperti kabel internet dan jaringan telekomunikasi. Sementara itu, penempatan kabel listrik milik PT PLN masih memerlukan penanganan teknis tersendiri.
Pembangunan trotoar pada paket pekerjaan yang ditinjau tersebut direncanakan berlangsung hingga persimpangan. Adapun bagian jalan ke arah selatan akan ditangani melalui paket pekerjaan tersendiri dengan desain yang disebut akan dibuat serupa.
Dari sisi anggaran, Plt. Bupati menyampaikan nilai proyek tersebut sekitar Rp2,568 miliar. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung hingga akhir tahun, dengan batas waktu kontrak pada 28 Desember 2026.


Selain penataan saluran dan kabel, pembangunan trotoar juga direncanakan dilengkapi penghijauan. Pohon-pohon akan ditanam dengan memperhatikan kedalaman dan posisi perakaran agar tidak mengganggu konstruksi saluran maupun bangunan di sekitarnya.


Langkah tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kawasan perkotaan tidak hanya berorientasi pada perbaikan tampilan fisik, tetapi juga mempertimbangkan fungsi drainase, penataan utilitas, serta keberlanjutan lingkungan. Terkait rencana penataan kawasan perkotaan, Plt. Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki cita-cita mengembangkan kawasan yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat. Namun, penerapannya tetap harus mempertimbangkan fungsi jalan, ketentuan peraturan daerah, serta kesesuaian pemanfaatan ruang.


Ia menegaskan, penataan serupa tidak serta-merta diterapkan di seluruh wilayah Tulungagung dalam satu waktu. Pemerintah daerah akan menentukan prioritas berdasarkan kebutuhan dan kemampuan pelaksanaan pembangunan, dengan fokus awal pada kawasan perkotaan. “Tidak semua langsung. Yang bisa kita tata, kita tata. Untuk kawasan perkotaan, nanti ada prioritas lagi pada tahun berikutnya,” ungkapnya.


Penataan trotoar dan utilitas bawah tanah diharapkan dapat menjadi bagian dari pembenahan wajah kota secara bertahap. Selain menciptakan ruang jalan yang lebih rapi, keberadaan trotoar yang memadai juga penting untuk mendukung keselamatan pejalan kaki serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.


Selain Jalan Teuku Umar, peninjauan juga mencakup penyelesaian pembangunan Jalan Ngemplak, pembangunan Pasar Ngemplak, ruas Jalan Cuwiri–Karangrejo, rehabilitasi Puskeswan, dan pembangunan Pasar Pojok. Pembangunan dan perbaikan jalan memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang, serta menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat kegiatan ekonomi. Kualitas infrastruktur jalan yang memadai juga menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.


Sementara itu, pembangunan pasar diharapkan mampu menyediakan sarana perdagangan yang lebih layak, tertata, dan mendukung aktivitas pedagang maupun pembeli. Pasar yang dikelola dengan baik dapat memperkuat pergerakan ekonomi lokal sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Adapun rehabilitasi Puskeswan menjadi bagian dari upaya mendukung pelayanan kesehatan hewan. Keberadaan fasilitas tersebut penting untuk membantu masyarakat, khususnya peternak, memperoleh layanan kesehatan hewan yang memadai guna menjaga produktivitas dan mendukung keberlangsungan usaha peternakan.


Melalui peninjauan sejumlah proyek tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berupaya memastikan pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ke depan, konsistensi pengawasan, ketepatan waktu penyelesaian, kualitas konstruksi, serta pemeliharaan fasilitas menjadi faktor penting agar infrastruktur yang dibangun dapat berfungsi optimal dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.


Dengan penataan yang dilakukan secara bertahap dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, pembangunan infrastruktur diharapkan mampu mendukung Tulungagung menjadi daerah yang semakin tertata, nyaman, dan produktif.(tok/why/PROKOPIM TULUNGAGUNG)

Berita Lainnya

Berita
07 Jul 2025

Labuh Laut Pantai Popoh 2025

Tulungagung, 6 Juli 2025 – Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menghadiri acara Labuh Laut/Larung Sembonyo dengan tema “Ajine Bongso Soko Luhuring Budoyo” di Pantai Indah Popoh. Acara […]

Baca Selengkapnya
error: Content is protected !!