+62 (355) 321201 tulungagung.prokopim@gmail.com
Berita

Bupati Tulungagung Launching Pesantren Tangguh Semeru

18 Juni 2020 humasta

Setelah Kampung Tangguh Semeru, Stasiun dan Terminal Tangguh Semeru, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., bersama Wakapolres Tulungagung Kompol Yhogi Hadisetiawan, Kasdim 0807 Tulungagung, Ketua PCNU Tulungagung KH. Hakim Mustofa, Pengasuh Pondok Pesantren Hidyatul Mubtadiin KH. Makrus Maryani, Forkopicam Kecamatan Ngunut serta Kepala Desa Gentengan Kecamatan Ngunut Rabu, 17/06/2020 Launching Pesantren Tangguh Semeru PPHM Sunan Pandanaran Desa Gentengan Kecamatan Ngunut Tulungagung.

Peresmian Pesantren Tangguh Semeru PPHM Sunan Pandanaran Desa Gentengan Kec. Ngunut di tandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo , M.M., serta peninjauan lokasi di lingkungan pondok pesantren

Dewan Pengasuh Pondok Pesantren KH. Makrus Maryani mewakili segenap pengasuh hanya minta doa mudah-mudahan pondok pesantren yang di rintis oleh ulama yang bertempat di PPHM Sunan Padanaran Kecamatan Ngunut ini menjadi pondok pesantren yang barokah bisa menjadi pondok yang menelurkan beberapa kader-kader penerus perjuangan, baik negara maupun urusan agama, perjuangan pimpinan daerah ataupun pimpinan perjuangan agama islam.

Wakapolres Tulungagung Kompol Yhogi Hadisetiawan mengatakan berbicara kampung tangguh, awal mula kampung tangguh ini sebenarnya berdasarkan konsep problem oriented polising atau pemulisian berbasis pemecahan masalah, artinya saat ini kita memiliki masalah, bejibaku melawan Covid- 19, tidak hanya virusnya yang kita lawan tetapi juga penyebarannya oleh karena itu bapak Kapolda mempunyai program yaitu membuat tangguh setiap objek-objek yang memiliki kerawanan-kerawanan tertentu dalam batas yang tinggi dalam proses penyebaran Covid- 19 artinya pesantren tangguh ini didirikan tentunya dengan satu tujuan adalah memberikan ketangguhan daripada keluarga besar Pondok Pesantren Sunan Pandanaran untuk memiliki benteng pertahanan daripada penyebaran Covid- 19 ini.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., dalam sambutannya mengatakan sebagaimana kita ketahui bersama bahwa virus corona ini tidak akan hilang, maka siap tidak siap, mau tidak mau, harus menyiapkan beberapa alternatif protokol sehingga aktivitas ekonomi dan aktivitas sosial khususnya pendidikan harus tetap berjalan.

Kemarin bapak Kapolres telah melaunching Kampung Tangguh Semeru yaitu desa-desa untuk pencegahan Covid- 19, dan hari ini sebagai embrio ada ponpes tangguh sebagaimana proses belajar mengajar di ponpes tetap berjalan. Namun tetap mengedepankan pencegahan terhadap Covid- 19. Maka dari itu PPHM Sunan Pandanaran Ngunut kita jadikan role model pencegahan Covid- 19 berbasis pondok pesantren. Selanjutnya berharap pesantren tangguh yang di lauching menjadi kuat dalam menghadapi Covid- 19 ini dan harus siap dalam menghadapi new normal dan bertekat untuk menjaga kebersihan, menjaga jarak aman, kemudian memakai masker bersama-sama. Pembelajaran tetap berjalan tetapi dengan melakukan social distancing dan mempertahankan kesehatan.(hms)

Berita Lainnya

error: Content is protected !!