Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo MM, bersama Wakapolres Tulungagung Kompol Yhogi Hadisetiawan, Kasdim 0807 Tulungagung, Forkopicam Kecamatan Karangrejo serta Kepala Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Rabu, 17/06/2020 resmikan Kampung Tangguh Semeru di Rt. 01 Rw. 06 Dsn. Bungur Desa Bungur Kecamatan Karangrejo.
Peresmian Kampung Tangguh Semeru Desa Bungur Kec. Karangrejo di tandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., dan peninjauan beberapa posko di antaranya lumbung pangan, dapur umum, ruang isolasi mandiri, dan ruang pemulasara jenazah.
Wakapolres Tulungagung, Kompol Yhogi Hadisetiawan mengatakan berbicara kampung tangguh, awal mula kampung tangguh ini sebenarnya berdasarkan konsep Problem Oriented Polising atau pemulisian berbasis pemecahan masalah, karena siapapun akan kita jadikan polisi terhadap lingkungannya, polisi terhadap dirinya sendiri, dan polisi terhadap masyarakat sekitarnya. Siapapun itu, termasuk bapak-bapak kepala desa yang hadir disini, harapan dari pada pemulisian tersebut adalah menjadi kepala desa, menjadi polisi bagi warganya, yang di maksud polisi disini adalah mengatur, serta membatasi. Tujuannya adalah memberikan manfaat, pemulisian pada saat ini di fokuskan pada pemulisian berbasis pada pemecahan masalah tentang penyabaran Covid- 19, oleh karena itu kampung tangguh ini menjadi salah satu dari pada perwujudan daripada pemulisian ini.
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., dalam sambutannya mengatakan kampung tangguh adalah kampung yang sudah terbentuk dengan memiliki kesiapsiagaan dan kemandirian menghadapi bencana alam maupun non alam, termasuk yang saat ini terjadi pandemi Covid- 19.
Adapun indikator kampung tangguh adalah kampung lumbung, pemulalasaran jenazah, keamanan, kesehatan, informasi, sumberdaya manusia dan budaya. Maksud dan tujuan Kampung Tangguh Semeru adalah mendorong terwujudnya masyarakat untuk mampu dan berbuat dalam menghadapi bencana pandemi Covid 19 dengan melibatkan Kepala Desa, Perangkat Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, LPM, BPD, tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna, PKK, Polindes/Bidan Desa, RT, RW, dan Relawan Kampung Tangguh. (hms)
.
