+62 (355) 321201 tulungagung.prokopim@gmail.com
Berita

WAKIL BUPATI HADIRI PERINGATAN NUZULUL QUR’AN 1443 H

19 April 2022 humasta

Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., hadiri peringatan Nuzulul Qur’an sekaligus Pengukuhan FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren) FKDT ( Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) serta FKPQ ((Forum Komunikasi Pendidikan Qur’an) masa jabatan 2022-2027 bertempat di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso Kabupaten Tulungagung, Selasa ,(19/4/2022).
Pengukuhan pengurus FKPP, FKDT, dan FKPQ didahului dengan pembacaan SK FKDT dan FKPP Oleh Pengurus DPW FKDT Provinsi. Jawa timur Dr. Hj. Lilik Nurlatifa M.Pdi.
pembacaan SK FKPQ Oleh Pengurus FKPQProvinsi. Jawa timur Dr. KH. Ahmad Burhanudin. dan pengukuhan Pengurus oleh Kepala Kantor Kemenag.
Kegiatan ini di hadiri oleh Forkopimda Kepala OPD Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat.
Acara Peringatan Nuzulul Qur’an diakhiri dengan Mauridhoh Hasanah dan Doa Penutup oleh Dr. H. Agus Zainul Fitri. M.Ag.

Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan FKPP yang baru dilantik pada hari ini “Semoga dapat mengemban amanat kepengurusan dengan baik dan sukses,” terangnya
selanjutnya Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., menyebut momentum peringatan Nuzulul Qur’an bukan hanya sekedar simbol turunnya kitab suci Al-Qur’an, namun dapat menjadi momen kebangkitan umat, banyak makna terkandung di dalamnya.
Hal ini disampaikan dalam sambutan Peringatan Nuzulul Qur’an di bulan suci Ramadan 1443 H sekaligus Pengukuhan FKPP, FKDT, FKPQ
Wabup menambahkan, melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, mengajak kepada semuanya mengamalkan Al-Qur’an di dalam kehidupan sehari-hari.
Sehingga menjadi mukmin yang sejati untuk senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.
“Al-Qur’an memberikan petunjuk agar setiap manusia memiliki keimanan yang kuat, teguh dalam beribadah, berakhlak mulia, dan berbudi pekerti luhur, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi guna kemaslahatan umat manusia,” tambahnya.

Tidak terpengaruh oleh paham-paham keliru yang menggunakan isu-isu kekerasan berselimut agama, Wabup juga memaparkan keberagaman masyarakat baik suku, agama, ras maupun golongan janganlah dipandang sebagai jurang pemisah Mari kita jadikan perbedaan tersebut sebagai alat perekat untuk membangun persatuan dan kesatuan,” paparnya.
peradaban Islam yang bersumber pada kemajuan Iptek yang dilandasi oleh nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW harus diyakini sebagai manifestasi dari konsep Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin, agama Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.
“Mengajak kepada kita semuanya terus berinovasi guna mengatasi tantangan yang dihadapi untuk membangun kehidupan yang lebih maju dan bermartabat,” tandasnya. (Prokopim/Tulungagung)

Berita Lainnya

error: Content is protected !!