TULUNGAGUNG โ Puluhan keris dan benda pusaka lainnya berjejer rapi di atas meja Pendapa Taman Bina Bakat dan Kompetensi Siswa (TB2KS).
Benda-benda berusia ratusan tahun ini diikutkan dalam kegiatan pameran keris yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tulungagung pada Kamis pagi (20/10/2022).
Hadir membuka pameran tersebut, Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, SE. Dalam kesempatan itu, pria nomor dua dilingkup Pemkab Tulungagung ini turut menjajal proses pembuatan keris. Prosesi itu juga diikuti jajaran forkopimda yang hadir.
Wabup dalam sambutannya mengatakan kegiatan yang diselenggarakan kali ini dapat menjadi salah satu sarana pelestarian warisan budaya adi luhung.
Terlebih, makna keris kini bukan sekedar senjata taktis tradisional, namun juga memiliki nilai-nilai filosofis, kosmologis dan ontologis yang tinggi. Seperti di ketahui, bahwa keris melekat sebagai benda simbolik orang Jawa, dan telah mengambil porsi besar sebagai bagian dari pembentuk sistem simbolis kebudayaan jawa sekaligus juga mengisyaratkan bagaimana pentingnya posisi keris secara kebudayaan.
โSekarang keris bukan sekedar senjata taktis tradisional saja ya, tapi sudah jadi symbol kebudayaan yang harus dilestarikan,โ katanya.
Diapun berharap setelah adanya kegiatan ini, nantinya bisa memberikan edukasi kepada masyarakat maupun para komunitas pecinta Keris serta dapat menjadikan pelestarian kebudayaan, khususnya di Kabupaten Tulungagung.
โKamipun sangat mendukung kegiatan pelestarian ini. Dan saya harap, kegiatan ini dapat rutin dilakukan untuk memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat,โ tandasnya.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Kabupaten Tulungagung, Bambang Ernawan mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke 817. Selain itu, sebagai sarana bagi pelaku kolektor pusaka khususnya pusaka keris, yang pada intinya bahwa keris merupakan pusaka peninggalan dari nenek moyang kita di tanah jawa ini. Namun demikian, dia berharap kegiatan ini dapat mengedukasi masyarakat dan melestarikan budaya Jawa.
โKegiatan ini akan berlangsung tiga hari. Mulai Kamis (20/10/2022) hingga Sabtu (22/10/2022) mendatang di Pendapa Taman Bina Bakat dan Kompetensi Siswa (TB2KS),โ tandasnya. (PROKOPIM TULUNGAGUNG)

