Kamis, 13 Agustus 2020, sekitar pukul 13.00 WIB digelar acara Sosialisasi dan Koordinasi Program Bansos Sembako/ Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Dampak Pandemi Covid-19 di Kabupaten Tulungagung Tahun 2020 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.
Acara dibuka oleh Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., dan diikuti oleh puluhan orang yang berasal dari Kepala OPD dan Camat se-wilayah Kabupaten Tulungagung, Tim Kor Bansos Pangan Kabupaten Tulungagung, perwakilan Asosiasi Kades Kecamatan se-Kabupaten Tulungagung, Suplayer Program sembako, E-warong, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Kabupaten Tulungagung. Acara ini menghadirkan Kasubdid Bantuan Stimulan dan Penataan Lingkungan/ Kementerian Sosial Mangara Simanjuntak M.Si., Pimpinan Perbankan dari PT. Bank Negara Indonesia Persero Wilayah Malang, Dwi Aditya Krisna, serta Wakil Pimpinan Perum BULOG Sub Divre Tulungagung, Yudistira Askar, sebagai narasumber.
Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting karena Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako ini sangat besar manfaatnya dalam rangka mengurangi beban pengeluaran dan beban hidup bagi keluarga miskin dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Selain itu dengan memperhatikan surat edaran Menteri Sosial Nomor 01/NS/K/07/2019 tentang Perum BULOG sebagai penyedia komoditas Program Bantuan Pangan Non Tunai, maka Kabupaten Tulungagung menindaklanjuti dengan menjalankan manajemen suplier, yaitu suplier sebagai pemasok ke agen-agen BNPT atau E-Warong. Pilihan ini diharapkan bisa memudahkan penyaluran dan pengawasan agar pelaksanaan BPNT atau Program Sembako bisa mencapai 6T yaitu, Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Harga, Tepat Kualitas, dan Tepat Administrasi.
βMengenai jumlah keluarga penerima manfaat atau KPM sampai pada hari ini sebanyak 83.063 KPM, terdiri dari 48.462 KPM Exsisting/Regular, 34.304 KPM Perluasan, 297 KPM data Pemenuhan Kuota. Sedangkan jumlah agen sebanyak 198 E-Warong. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tulungagung selalu melakukan verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial/DTKSβ, lanjutnya.
Dia juga berharap KPM BPNT yang ada di Tulungagung bisa diperluas lagi. ( Nug/ Mg/ Pro)

