Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M,M. bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs. Sukaji. M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs. Eko Asistono M.Si Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Drs. Mardjaji, Plt. Kepala PU & PR Robinson P. Nadeak, Kepala BAPPEDA Drs. Maryani, dan Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Tulungagung, Dra. Lilik Wijayanti dan kepala OPD Lingkup Pemkab Tulungagung serta Forkopimcam Kecamatan Pagerwojo dan Kepala Desa Mulyosari beserta jajarannya hadiri peresmian Pertashop bertempat di Desa Mulyosari Kecamatan Pagerwojo Rabu, 30/09/2020.
Peresmian Pertashop Desa Mulyosari Kec. Pagerwojo ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo M.M, dilanjutkan dengan pengguntingan untaian melati dan launching ditandai dengan pengisian BBM kendaraan dinas milik Bupati disaksikan Bupati Tulungagung, Sekretaris Daerah Kab. Tulungagung, Pengusaha Pertashop PT. Purwita Jaya Sentosa Bambang Jaya Sentosa serta SBM Area Kediri Angga Yudi Winata.
Pengusaha Pertashop PT. Purwita Jaya Sentosa, Bambang Jaya Sentosa mengatakan Pertamina bekerjasama dengan Kemendagri untuk mengadakan BBM satu harga di pelosok desa seluruh Indonesia. Kabupaten Tulungagung mendapat kuota tiga yaitu kecamatan pakel, kecamatan sendang dan yang satunya di desa Mulyosari Kecamatan Pagerwojo.
βSelain pertashop kami juga akan menjual LPG serta Produk UKM dan lain-lain, untuk masyarakat desa Mulyosari bisa mendapatkan LPG Subsidi dengan harga murah terjangkau dan keutunganya nanti bisa diterima penuh oleh Desa Mulyosariβ. Ujar Bambang.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo M.M sangat mengapresiasi dan mendukung adanya pembangunan pertashop seperti ini, yang merupakan salah satu program pusat dan bentuk kerjasama sinergi antara Kementrian Dalam Negeri dengan PT. Petamina (Persero). Selain itu Program ini merupakan pembelajaran juga bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan menggunakan BBM non subsidi yang kebijakanya juga di keluarkan oleh Pemerintah, untuk itu kepada pihak swasta agar memberikan variasi juga jenis BBM sesuai petunjuk pemerintah dalam penjualannya.
βKami juga mendorong adanya investasi-investasi yang lain di bidang perdagangan BBM baik dari program pemerintah, swasta maupun swadaya masyarakat secara mandiri.β Kata Maryoto. (PRI/Pro)
