Categories: Berita
Published Juli 6, 2026

Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. bersama jajaran Forkopimda mengikuti prosesi sakral Jamasan Pusaka Tombak Kyai Upas di Griya Dalem Kanjengan Kepatihan, Jumat (3/7/2026). Tradisi tahunan ini menjadi warisan budaya yang terus dijaga sebagai simbol penghormatan terhadap pusaka sekaligus pelestarian nilai-nilai luhur masyarakat Tulungagung.

Dalam prosesi tersebut, Tombak Kyai Upas dijamas menggunakan *Nawa Tirta, air dari sembilan sumber mata air yang dipadukan dengan bunga tujuh rupa. Selain merawat pusaka agar tetap terjaga, tradisi ini dimaknai sebagai simbol tolak bala serta doa agar masyarakat Tulungagung senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan kesejahteraan.

Plt. Bupati Ahmad Baharudin menegaskan bahwa Jamasan Kyai Upas merupakan bagian penting dari identitas budaya daerah yang harus terus dilestarikan. “Semoga masyarakat Tulungagung senantiasa diberikan kesehatan, dijauhkan dari marabahaya, serta Kabupaten Tulungagung tetap aman, damai, semakin maju, dan sejahtera,” ungkapnya.

Melalui tradisi yang diwariskan secara turun-temurun ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan mengenalkan warisan budaya kepada generasi penerus sebagai bagian dari jati diri serta kekayaan budaya bangsa. (PROKOPIM TULUNGAGUNG)

Pos Terbaru