Kabupaten Tulungagung selain dikenal sebagai kota marmer juga dikenal dengan kesenian tradisionalnya yaitu kesenian ketoprak Siswo Budoyo. Namun sudah beberapa tahun ini Ketoprak Siswo Budayo sempat berhenti dari kiprahnya lantaran pimpinannya yaitu Ki Siswondo meninggal dunia.
Agaknya warga Tulungagung tidaklah rela apabila ketoprak Siswo Budoyo dikatakan sudah bubar. Berkaitan dengan itulah maka sanak saudara dari Ki Siswondo ini meluncurkan terobosan yaitu dengan membentuk kesenian tradisional Ketoprak  dan dinamainya Ketoprak Siswo Budoyo Unit 2.
Bersamaan dengan pengukukuhan pengurus kesenian tradisional Ketoprak Siswo Budoyo Unit 2 yang berlangsung di gedung Tri Darma tersebut, maka ditempat itu, Jumat, 14 Oktober 2016 sekaligus menggelar hiburan dengan lakon Sampek- Engtay.
Berbagai kalangan penggemar kesenian Ketoprak asal Tulungagung diundangnya termasuk Bupati Tulungagung Syahri Mulyo SE,M.Si dan Wakil Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo MM juga hadir menyaksikan pagelaran malam itu.
Dalam sambutannya Bupati Tulungagung Syahri Mulyo mengucapkan, terima kasih kepada pengurus Kethoprak Siswo Budoyo Unit 2 yang ikut membangkitkan nama Kethoprak Siswo Budoyo yang pernah tenar. Semoga Kethoprak Siswo Budoyo Unit 2 yang baru terbentuk nantinya pamornya dapat menyerupai  Kethoprak Siswo Budoyo dn terus eksis. Selain itu diucapkan selamat melakukan tugasnya dibidangnya masing-masing, kepada para pengurus Kethoprak Siswo Budoyo Unit 2.
Sedangkan susunan pengurus Kethoprak Siswo Budoyo Unit 2 ini antara lain sebagai berikut, Pembina AKBP Dodi Eko, Ketua Gatot Utomo HS, Bendahara Herman dan Sekretaris Handoko. Pengukuhan pengurus dan pagelaran kethoprak ini ditandai dengan penyerahan kentongan dari Bupati Tulungagung kepada AKBP Dodi Eko. (her/humas)
