Senin, 16/12/2019, Ketua Pengkab Perwosi Tulungagung Ny. Siyuk Maryoto Birowo membuka pelatihan Olah Raga Pentanque di aula IAIN Tulungagung. Dalam acara pembukaan olah raga ini beliau didapingi oleh pengurus Darma Wanita Persatuan Tulungagung.
Dalam laporanya ketua panitia kegiatan Dr. H. Abdul Aziz, M.Pdi pada acara ini diantaranya mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk mengenalkan Olah Raga Pentanque pada masyarakat Tulungagung agar dapat lahir atlet – atlet petanque di kabupaten Tulungagung yang dapat bersaing tingkat regional maupun nasional.
Dalam sambutanya ketua Pengkab Perwosi Tulungagung Ny. Siyuk Maryoto Birowo menyampaikan pelatihan petaque ini diselenggarakan sebagai realisasi dari program kerja perwosi tahun 2019, dan sebagai tindak lanjut dari hasil pelatihan yang diselenggarakan oleh perwosi Jatim. “mungkin diantara kita banyak yang belum mengenal tentang petanque. Memang olahraga ini relatif baru dan belum dikenal luas oleh masyarakat, Petanque adalah suatu olahraga berasal dari perancis, yang merupakan permainan ketangkasan melempar bola besi (bosi) unutk mendekati bola target yang terbuat dari kayu dan disebut boka, serta dapat dimainkan oleh siapapun termasuk perempuan dan anak-anak, olahraga ini mengandung nilai-nilai sportivitas, harmonisasi, kekompakan dan nilai-nilai posifit lainnya” ujar beliau.
Lebih lanjut ketua Pengkab Perwosi Tulungagung mengatakan tujuan pelatihan ini adalah menumbuhkan minat masyarakat terhadap olahraga petanque, menjalin kerjasama antar perwosi dan fopi, menjalin sinergi antar perwosi kabupaten dengan ranting, mengasah skill para pengurus kabupaten dan ranting terhadap olah raga petanque ini dan mencari bibit-bibit atlet wanita cabang olahraga petanque dalam rangka mempersiapankan pertandingan antar perwosi se-Jatim yang akan diselenggarakan nanti.
Dengan pelatihan ini selanjutnya Ny. Siyuk berpesan kepada peserta untuk ikut pelatihan ini dengan baik hingga usai nanti, “para ibu-ibu guru olah raga agar mensosialisasikan dan mengembangkan olah raga ini di sekolah masing-masing“. Pesanya. (Nug/Hms)
