TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M. menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW Tahun 1443 Hijriah di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa Jl. RA. Kartini, Jum’at (04/3/2022) pagi .
Peringatan Isra Miraj ini menghadirkan penceramah KH. Agus Anang Muhsin dan di hadiri Staf Ahli, Kepala OPD, ASN Pemkab Tulungagung, Pimpinan Ormas Islam se Kabupaten Tulungagung.
Dalam sambutannya Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM., mengatakan mengingatkan dan mengajak untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu dengan (5M), memakai masker, menjaga jarak aman, mencuci tangan dengan sabun / hand sanitizer, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, karena pandemi Covid -19 belum usai. Sehingga peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini pun berbeda dengan tahun sebelumnya karena dilaksanakan secara sederhana tapi tidak mengurangi makna esensi peringatan Isra’ Mi’raj.
Peristiwa Isra’ Mi’raj mengandung hikmah yang selalu relevan dalam kehidupan kita dewasa ini, baik sebagai umat, baik sebagai bangsa, maupun sebagai masyarakat dunia yang mendambakan kemajuan, yang mendambakan perdamaian, yang mendambakan kesejahteraan dan kebahagiaan. Agama yang dipahami dan dihayati, serta diamalkan dengan baik dalam kehidupan pribadi dan sosial akan memberikan nilai-nilai hakiki kehidupan yang lebih terhormat dan lebih beradab.
Peringatan Isra’ Mi’raj mari kita jadikan sebagai media atau pedoman pencerahan bagi sikap dan tindakan kita, sehingga dari waktu ke waktu, dari hari ke hari amaliah kita akan terus mengalami peningkatan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
Lebih lanjut Bupati Maryoto mengajak maknai nilai-nilai Isra’ Mi’raj sebagai bagian dari revolusi mental karakter bangsa, utamanya dalam memantapkan karakter bangsa kita sebagai bangsa yang memiliki potensi, yang memiliki talenta individual yang kuat daya intelektualnya dan pikirannya, serta memiliki jiwa mandiri dan spirit untuk berdikari.
KH. Agus Anang Muhsin dalam ceramahnya menerangkan tentang peristiwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW saat mendapatkan perintah shalat dari Allah SWT. Sholat dapat mencegah manusia dari perbuatan keji dan mungkar.
“Maka untuk itu, marilah kita melakukan sholat lima waktu secara istiqomah dan bagi laki laki sholatlah berjama’ah di masjid serta jangan lupa sholat sunah rowatib”, ajaknya. Peringatan Isra’ Mi’raj ini juga dibarengi dengan pemberian hadiah lomba menulis Al Qur’an Iqro’ Bil Qur’an dengan metode Follow The Line dalam rangka Gerakan Indonesia Menulis Al Qur’an (GIMA) yang diselenggarakan BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim) Tulungagung. (PROKOMPIM TULUNGAGUNG)


