Categories: Berita
Published April 11, 2018

Ratusan Perwakilan Anggota Koperasi Hidup, selasa,10 April 2018 mengikuti Rapat Anggota tahunan (RAT) Tahun buku 2017 yang digelar KP-RI “Hidup” di Gedung Balai Rakyat Tulungagung, pada acara yang selalu rutin digelar pada setiap tahunya ini dihadiri oleh PJs Bupati Tulungagung Dr. H.Jarianto, M.Si.

Dalam laporanya Ketua KP-RI “Hidup” Drs. H. Suprapto, MM pada acara RAT ini diantaranya mengatakan bahwa para anggota Koperasi yang diundang mengikuti Rapat Anggota Tahunan ( RAT ) menggunakan Sistem perwakilan dengan rasio 1 orang anggota mewakili 7 orang anggota. Adapun    jumlah anggota Koperasi Hidup  tahun 2017 sebanyak 4.178 orang, sedangkan 2018 sebanyak 4.125 orang, pada tahun 2017 ada pengurangan sebanyak 85 orang, hal ini  dikarenakan selain purna tugas, juga karena ada beberapa Dinas ada yang bergabung dengan propinsi Jawa Timur.

Pjs. Bupati Tulungagung Dr. H.Jarianto, M.Si. dalam pidato sambutanya pada acara ini diantaranya memberikan ucapat selamat dan sukses pada pengurus KPRI Hidup yang telah menggelar RAT Tahun buku 2017, dan berharap keputusan yang diambil dalan RAT ini dapat meningkatkan kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya, “SELAMAT dan SUKSES serta memberikan apresiasi yang setingi-tingginya kepada semua pengurus KPRI HIDUP yang pada hari ini dapat menyelenggarakan RAT, dengan harapan semoga dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan yang berarti bagi kemajuan KPRI HIDUP serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Dengan demikian, berarti pengurus telah memenuhi salah satu kewajiban sebagaimana telah diamanatkan dalam pasal 30 UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian”. Ucap PJs. Bupati.

“Dalam forum ini saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga mengucapkan terimakasih kepada KPRI hidup yang telah mengadakan audit oleh auditor independen terkait laporan keuangan dengan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Hal ini berarti bahwa KPRI HIDUP merupakan contoh koperasi yang transparan dan akuntabel, sehingga anggota tidak peerlu lagi khawatir terhadap pengeloaan KPRI HIDUP”. Kata Bupati

Terkait dengan pelaksanaan Pemilihan  Gubernur Jawa Timur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta Bupati Tulungagung dan wakil Bupati Tulungagung yang akan digelar pada tanggal 27 juni 2018 nanti Pjs Bupati mengatakan  oleh karena anggota Koperasi Hidup banyak yang menjadi ASN maka diharapkan untuk menjaga netralitas pada saat pilkada “KPRI HIDUP yang merupakan koperasi karyawan yang meyoritas anggotanya adalah Pegawai Negeri Sipil maka harus tetap menjaga netralitas PNS”. Harap Jarianto.

Ditegaskan pula oleh Jarianto bahwa ASN dilarang Ikut serta dalam kampanye, memakai atribut partai/atribut PNS untuk kampanye, menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan,dan mengerahkan PNS lain dalam melaksanakan kampanye, Membuat keputusan dan/tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye. Serta menjadi PPK, PPS, dan KPPS dalam kegiatan Pemilu tanpa izin dari atasan.(Nug/ Humas).

Pos Terbaru