
Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menyambut kedatangan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dalam rangka silaturahim bersama pimpinan lembaga pendidikan Islam se-Kabupaten Tulungagung. Kegiatan berlangsung di Taman Widya Krida, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Jumat (18/9/2026).
Kehadiran Menteri Agama disambut hangat oleh para pimpinan dan tokoh pendidikan Islam yang hadir dalam kegiatan tersebut. Silaturahim ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta sinergi dalam pengembangan pendidikan Islam dan kehidupan keagamaan di Kabupaten Tulungagung.
Dalam arahannya, Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menyampaikan sejumlah pesan kepada para peserta, khususnya mengenai pentingnya menjadi seorang muslim yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengajak para hadirin untuk memahami makna tawakal secara lebih mendalam. Menurutnya, tawakal tidak hanya dimaknai sebagai sikap berserah diri kepada Allah SWT, tetapi juga harus diiringi dengan ikhtiar dan tanggung jawab dalam menjalankan kehidupan.
Selain itu, Menteri Agama menekankan pentingnya peran umat Islam dalam dunia keilmuan. Penguatan tradisi keilmuan dinilai menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.
Kunjungan dan silaturahim Menteri Agama ke berbagai daerah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kerukunan umat serta meningkatkan koordinasi di bidang keagamaan. Melalui komunikasi dan silaturahim yang terjalin, diharapkan berbagai unsur pendidikan dan keagamaan dapat terus bersinergi dalam menjaga harmoni kehidupan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Direktur Jenderal Pesantren, para guru besar dan Ketua Senat UIN Sayyid Ali Rahmatullah, para ketua perguruan tinggi di wilayah Tulungagung, pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Tulungagung, kepala madrasah ibtidaiah dan madrasah aliyah se-Kabupaten Tulungagung, kepala Kantor Urusan Agama (KUA), serta para tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan se-Kabupaten Tulungagung.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan Islam, pondok pesantren, perguruan tinggi, serta berbagai unsur keagamaan semakin kuat dalam mewujudkan kehidupan masyarakat Tulungagung yang rukun, harmonis, dan berkemajuan.(PROKOPIM TULUNGAGUNG).
