+62 (355) 321201 tulungagung.prokopim@gmail.com
Berita

Plt Bupati Tulungagung Serahkan Bantuan Alsintan kepada Enam Kelompok Tani, Dorong Efisiensi dan Produktivitas Pertanian

15 Oktober 2026 humasta

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada enam kelompok tani di Kabupaten Tulungagung pada Rabu (14/10/2026). Bantuan tersebut diharapkan dapat mempermudah pengolahan lahan, menekan biaya operasional petani, serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, dengan dihadiri Plt Kepala Dinas Pertanian H.M. Makrus Manan, S.P., M.M., jajaran pegawai Dinas Pertanian, serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan.

Bantuan alsintan yang diserahkan berupa traktor roda dua (R2) jenis singkal dan Cultivator. Pengadaan bantuan tersebut bersumber dari dana ABPD Provinsi Jawa Timur.

Dalam laporannya, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung H.M. Makrus Manan menyampaikan bahwa bantuan alsintan tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan usaha tani sekaligus membantu petani dalam mempersiapkan dan mengolah lahan pertanian.

Enam kelompok tani yang menerima bantuan tersebut berasal dari sejumlah kecamatan, yakni:

  1. Kelompok Tani Makmur, Desa Banjarejo, Kecamatan Rejotangan.
  2. Kelompok Tani Karya Makmur, Desa Gondosuli, Kecamatan Gondang.
  3. Kelompok Tani Ngudi Bogo, Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo.
  4. Kelompok Tani Suka Makmur, Desa Segawe, Kecamatan Pagerwojo.
  5. Kelompok Tani Remaja 1, Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo.
  6. Kelompok Tani Bumi Asri 2, Desa Ndemuk, Kecamatan Pucanglaban.

Makrus berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima untuk menunjang kegiatan pertanian di wilayah masing-masing.

Selain melaporkan penyerahan bantuan alsintan, ia juga menyampaikan perkembangan pelaksanaan program Dinas Pertanian Tahun Anggaran 2026, termasuk kegiatan yang masih menunggu kondisi cuaca dan ketersediaan air.

Menurutnya, kondisi yang belum memasuki musim hujan menjadi salah satu kendala pelaksanaan sejumlah kegiatan pertanian. Meski demikian, pihaknya berkomitmen mengoptimalkan pelaksanaan program yang telah direncanakan dalam sisa waktu tahun anggaran.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengapresiasi jajaran Dinas Pertanian yang selama ini menjalankan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para petani.

Ia menegaskan bahwa bantuan alsintan harus benar-benar memberikan manfaat bagi kelompok tani dan tidak disalahgunakan.

β€œBantuan ini harus dimanfaatkan secara maksimal dan benar. Jangan sampai alat dan mesin pertanian ini disalahgunakan. Gunakan untuk menggarap lahan pertanian sesuai peruntukannya,” pesannya kepada kelompok tani penerima bantuan.

Ahmad Baharudin juga mengingatkan agar alsintan tidak diperjualbelikan maupun dipindahtangankan kepada pihak lain. Penggunaan secara bergantian atau peminjaman kepada kelompok tani lain dimungkinkan sepanjang kebutuhan anggota kelompok penerima telah terpenuhi dan pengelolaannya tetap berada dalam pengawasan serta tanggung jawab kelompok penerima.

Menurutnya, pengawasan menjadi bagian penting agar bantuan pemerintah dapat digunakan secara berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan oleh para petani yang membutuhkan.

Ia berharap keberadaan alsintan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, membantu petani melaksanakan kegiatan pertanian tepat waktu, serta mengurangi beban biaya operasional yang selama ini harus ditanggung dalam proses produksi.

Dengan demikian, bantuan tersebut tidak hanya menjadi tambahan sarana produksi, tetapi juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi usaha tani dan kesejahteraan anggota kelompok tani.

Pada kesempatan itu, Ahmad Baharudin juga meminta jajaran Dinas Pertanian segera merealisasikan program kerja Tahun Anggaran 2026 yang telah direncanakan, mengingat waktu pelaksanaan anggaran semakin terbatas menjelang pergantian tahun.

Ia mendorong seluruh pegawai untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, ikhlas, dan bertanggung jawab, sekaligus mulai menyiapkan program pertanian Tahun 2027 yang sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Perencanaan program mendatang, menurutnya, perlu diarahkan pada persoalan dan kebutuhan yang dihadapi petani di lapangan, sehingga anggaran dan kegiatan pemerintah dapat memberikan manfaat yang lebih tepat sasaran.

β€œTujuan utama kita adalah mendukung program nasional, yaitu ketahanan pangan dan pemenuhan kebutuhan swasembada pangan. Itu menjadi tugas kita bersama di sektor pertanian,” ujarnya.

Ia juga meminta Plt Kepala Dinas Pertanian terus memberikan arahan dan pendampingan kepada seluruh pegawai agar pelayanan kepada masyarakat petani dapat berjalan secara maksimal.

Penyerahan alsintan ini menjadi salah satu bentuk dukungan sarana produksi bagi kelompok tani di Kabupaten Tulungagung. Keberhasilan pemanfaatannya akan bergantung pada pengelolaan yang bertanggung jawab, pemeliharaan alat secara berkelanjutan, serta kesesuaian penggunaannya dengan kebutuhan usaha tani.

Melalui dukungan sarana pertanian dan percepatan pelaksanaan program, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap kegiatan pertanian semakin efisien, produktivitas meningkat, dan upaya memperkuat ketahanan pangan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat petani.(tok/why/PROKOPIM TULUNGAGUNG).

Berita Lainnya

error: Content is protected !!