Categories: Berita
Published April 25, 2018

Sekda Ir. Indra Fauzi, MM bersama rombongannya memonitoring pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) SMP/MTs hari kedua, Selasa (24/04/2018), di SMPN 1 Kauman, SMPN 1 Gondang dan MTsN Bandung.

Nampak Hadir dalam acara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Wakapolres Tulungagung, Dandim 0807 Tulungagung dan Kepala Kemenag Kabupaten Tulungagung serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan  Olah Raga Kabupaten Tulungagung. Perlu diketahui UNBK tingkat SMP/MTs dimulai Senin 23 April mata pelajaran Bahasa Indonesia, Selasa 24 April mata pelajaran matematika, Rabu 25 April mata pelajaran Bahasa Inggris, Kamis 26 April mata pelajaran IPA.

Pertama kali yang dikunjungi pagi itu SMPN 1 Kauman Tulungagung, rombongan Sekda Ir. Indra Fauzi MM melihat anak didik SMP setempat dalam kesiapannya mengerjakan soal-soal UNBK hari kedua pelajarannya matematika. Selanjutnya rombongan menuju ke SMN 1 Gondang, Tulungagung, di tempat ini rombongan juga mengunjungi beberapa ruang kelas melihat keseriusan siswa-siswi dalam mengerjakan ulangnya.

Bukan hanya kedua tempat tersebut diatas saja yang dikunjungi oleh rombongan pemantau UNBK tingkat SMP/ MTs, namun rombongan ini melanjutkan kunjungnnya ke MTsN Bandung atau MTsN 4 Tulungagung. Ditempat ini siswa-siswi sedang beristirahat, sehingga rombongan menuju kedalam ruang kelas dimana telah tertata rapi  komputer yang siap untuk dipergunakan ujian selanjutnya. Sementara itu ditempat ini Sekda Ir. Indra Fauzi MM berkesempatan menanam pohon di lapangan MTsN Bandung, hal yang sama dilakukan oleh Kapolres Tulungagung, Dandim 0807 Tulungagung dan Kepala Kemenag Kabupaten Tulungagung serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan  Olah Raga Kabupaten Tulungagung. Sedangkan  Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung menanam pohon di halaman sekolah setempat.

Terkait rencana penambahan sarana dan prasarana ( sarpras ) untuk pelaksana UNBK, Sekda Ir. Indra Fauzi MM munyatakan tetap ada. Namun, tak bisa secara cepat karena pengadaan server dan komputer untuk UNBK butuh biaya mahal. Bahkan, spesifikasi peralatan tak sembarangan. Semestinya dari pusat bisa memberikan bantuan. “Jangan mengandalkan APBD karena tidak mampu. Namun, tetap kami usahakan pelan-pelan”, jelasnya. (Her/RKY/Humas).

Pos Terbaru