+62 (355) 321201 tulungagung.prokopim@gmail.com
Berita

Sekda Tulungagung Wakili Plt Bupati Hadiri Bakti Sosial Kemensos, Bantuan ATENSI Sasar 205 Penerima Manfaat

14 Agustus 2026 humasta

Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam memperluas jangkauan pelayanan kesejahteraan sosial. Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung yang mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung menghadiri kegiatan Bakti Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia yang digelar bersama Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Kamis (13/8/2026), di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungagung.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung, jajaran Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pilar-pilar sosial, pendamping sosial, relawan, serta para calon penerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).


Bakti sosial ini menjadi wujud kolaborasi antara Kementerian Sosial RI dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam memberikan perlindungan, pendampingan, serta dukungan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Dalam sambutan Plt. Bupati Tulungagung yang disampaikan Sekretaris Daerah, ditegaskan bahwa persoalan sosial merupakan tantangan yang terus berkembang dan tidak dapat ditangani oleh pemerintah secara sendiri-sendiri.


Permasalahan kemiskinan, keterlantaran, kedisabilitasan, persoalan anak, lanjut usia, hingga berbagai bentuk kerentanan sosial lainnya membutuhkan keterlibatan dan kerja sama dari berbagai pihak.
“Pembangunan kesejahteraan sosial bukan hanya tentang memberikan bantuan. Lebih dari itu, bagaimana menghadirkan kepedulian, memberikan perlindungan, meningkatkan keberfungsian sosial, serta membangun kemandirian masyarakat,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.


Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Sekretaris Daerah menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI, khususnya Sentra Terpadu Kartini Temanggung, atas dukungan yang terus diberikan kepada masyarakat Tulungagung.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah penyaluran bantuan ATENSI atau Asistensi Rehabilitasi Sosial dari Kementerian Sosial RI.
Bantuan diberikan kepada berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari anak, penyandang disabilitas, lanjut usia, orang dengan HIV, hingga kelompok masyarakat rentan lainnya.


Perwakilan Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Luluk Sugianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran Sentra Terpadu Kartini di Tulungagung merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pelayanan sosial di wilayah kerjanya.
Kabupaten Tulungagung diketahui menjadi salah satu dari 22 wilayah kerja Sentra Terpadu Kartini Temanggung.


Dalam penyaluran bantuan periode ini, Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung menyerahkan bantuan ATENSI kepada 205 penerima manfaat dengan nilai keseluruhan mencapai Rp457,35 juta.


Bantuan tersebut terdiri atas ATENSI anak bagi 29 penerima manfaat senilai Rp57,718 juta, ATENSI disabilitas untuk 66 penerima manfaat senilai Rp137,793 juta, ATENSI lanjut usia untuk 60 penerima manfaat senilai Rp148,538 juta, ATENSI bagi orang dengan HIV untuk 33 penerima manfaat senilai Rp70,5 juta, ATENSI bagi dua penerima manfaat kelompok NAPZA senilai Rp4,8 juta, serta bantuan bagi 15 penerima manfaat kelompok rentan senilai Rp38 juta.


Luluk menjelaskan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian negara terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan kesejahteraan sosial.


Bantuan tersebut disalurkan berdasarkan hasil asesmen dan usulan yang dilakukan bersama Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung serta didukung para pendamping dan pilar sosial di lapangan.
“Diharapkan bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dan meringankan beban penerima manfaat, sekaligus mendorong mereka menuju kehidupan yang lebih mandiri,” ujarnya.


Bantuan ATENSI yang disalurkan meliputi bantuan nutrisi dan sembako, perlengkapan kebutuhan hidup layak seperti kasur, selimut, lemari, handuk, kompor gas dan gas LPG, bantuan sepeda bagi anak, hewan ternak berupa kambing beserta kandang, peralatan dan bahan usaha, serta alat bantu bagi penyandang disabilitas.


Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Sentra Terpadu Kartini Temanggung juga telah menyalurkan bantuan ATENSI kepada masyarakat Kabupaten Tulungagung dengan nilai mencapai Rp775,875 juta bagi 350 penerima manfaat.


Penyerahan bantuan ATENSI dilakukan secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat yang mewakili masing-masing kategori. Pada kategori anak, bantuan diserahkan kepada Rifki Erik Heriadi, warga Kecamatan Gondang, berupa sembako, kasur, dan lemari.

Sementara pada kategori penyandang disabilitas, bantuan diserahkan kepada Tri Wahyuni, warga Kecamatan Boyolangu, berupa sembako, kasur, dan lemari.
Bantuan bagi kelompok rentan juga diberikan kepada Wijiyati berupa sepeda, kompor, dan gas, serta kepada Umi Marfuah berupa sembako, kasur, dan lemari. Penyerahan tersebut menjadi gambaran bahwa bantuan sosial yang diberikan tidak hanya disesuaikan dengan kelompok penerima, tetapi juga dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat berdasarkan hasil asesmen.


Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap bantuan yang diterima tidak berhenti sebagai bantuan jangka pendek, melainkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat kemandirian masyarakat.


Selain penyaluran bantuan ATENSI, Bakti Sosial Tahun 2026 juga diisi sejumlah kegiatan pelayanan sosial dan kemanusiaan lainnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung memberikan dukungan dalam pelaksanaan khitanan massal yang diikuti 11 anak. Sementara kegiatan donor darah dilaksanakan dengan dukungan PMI Kabupaten Tulungagung dan melibatkan pilar-pilar sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Kementerian Sosial RI juga meluncurkan Rumah Terapi ABAKU, yang merupakan akronim dari Anak Berdaya, Adaptif, Kreatif, dan Unggul.


Rumah Terapi ABAKU merupakan hasil kerja sama Kementerian Sosial RI melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung dengan Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung dalam memberikan layanan terapi bagi anak berkebutuhan khusus.
Layanan tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat pada kelompok desil 1 hingga desil 5. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 32 anak telah aktif memperoleh layanan terapi.


Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap Rumah Terapi ABAKU dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam memperkuat perlindungan serta pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus.
“Kehadiran layanan ini diharapkan menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh anak agar dapat tumbuh, berkembang, dan memperoleh pelayanan sesuai kebutuhannya,” demikian disampaikan dalam sambutan.


Sentra Terpadu Kartini Temanggung juga berharap pemerintah daerah melalui Dinas Sosial dapat terus melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi terhadap pemanfaatan bantuan yang telah diberikan.
Pendampingan berkelanjutan dinilai penting agar program ATENSI benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan keberfungsian sosial, kemandirian, dan kualitas hidup penerima manfaat.


Selain itu, pengembangan dan replikasi layanan Rumah Terapi ABAKU juga diharapkan dapat terus diperkuat agar mampu menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan layanan terapi.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan bakti sosial ini mengusung semangat agar tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh pelayanan dan perlindungan sosial.
Prinsip tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk menghadirkan layanan sosial yang lebih inklusif, menjangkau kelompok rentan, serta mendorong terciptanya kemandirian.


Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga pendamping, pilar-pilar sosial, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memastikan pelayanan sosial dapat berjalan secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI, Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, PMI Kabupaten Tulungagung, para pendamping, relawan, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi.


Kolaborasi tersebut diharapkan terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari berbagai program pembangunan kesejahteraan sosial.
Rangkaian acara di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso kemudian dilanjutkan dengan penampilan dari siswa SLB Negeri Tulungagung melalui Tari Sang Satria Tama serta penampilan vokal dari Ananda Arsyad.


Penampilan tersebut menambah makna kegiatan sekaligus memperlihatkan bahwa setiap individu, termasuk anak-anak dan penyandang disabilitas, memiliki potensi dan kesempatan untuk berkarya.
Bakti Sosial Kementerian Sosial RI di Kabupaten Tulungagung pun tidak sekadar menjadi kegiatan penyerahan bantuan, melainkan menjadi ruang bertemunya kepedulian, kolaborasi, dan komitmen bersama untuk menghadirkan kesejahteraan sosial yang lebih inklusif.
Dengan dukungan yang tepat, pendampingan yang berkelanjutan, serta sinergi lintas sektor, diharapkan masyarakat penerima manfaat dapat semakin berdaya, mandiri, dan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk meningkatkan kualitas kehidupannya.(PROKOPIM TULUNGAGUNG)

Berita Lainnya

error: Content is protected !!