Bertempat di ruang rapat Prajamukti Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., membuka workshop dana desa bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Jum’at, 27 November 2020.
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs Sukaji M.Si., Anggota komisi XI DPR RI, Muhammad Sarmuji S.E,. Direktur pengawasan Akuntabilitas Keuangan Pembangunan dan Tata Kelola Pemerintahan Desa Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Drs.Adil Hamonangan Pangihutan, Ak. M.M, C.A, C.fra, Q.ra., Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur, Aleksander Rubi Satyoadi, Kepala kantor Pelayanan Perbendaharaan Blitar, Syarif Donofan Solaiman,S.E, M.SA., Kepala seksi Sistem Informasi Aset direktorat Jenderal Bina Pemerintaha Desa Kementrian Dalam Negeri, Suyadi, S.ap. M.Ap. Kepala Dinas lingkup pemkab Tulungagung, Camat se-Kabupaten Tulungagung serta perwakilan Kepala Desa.
Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo, M.M., mengatakan dalam kesempatan ini saya menyampaikan terimakasih kepada Bapak Muhammad Sarmuji Anggota komisi XI DPR RI yang telah memberikan kesempatan kepada Kabupaten Tulungagung sebagai lokasi workshop, monitoring dan evaluasi penyaluran dan penggunaan Dana Desa.
Pagu Dana Desa tahun 2020 sudah tersalur seratus persen sejak tanggal 12 Agustus 2020, Pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun 2020 dalam penyaluran dana desa mendapat penghargaan penyaluran tercepat ketiga di tingkat Provinsi Jawa Timur, setelah Kabupaten Madiun dan Kabupaten Pacitan, ini semua berkat ketepatan dalam penyusunan RAPBDesa dan karena laporan selalu tepat waktu, dana desa sudah tersalur seratus persen ke rekening kas desa.
Langkah-langkah yang menjadi prioritas penyaluran dana desa adalah :
1. Padat karya tunai desa (PKTD) Sebesar 39,27 persen.
2. Pencegahan dan penanganan Covid 19 sebesar 7, 88 persen.
3. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT. DD) Sebesar 33, 99 persen.
Dana Desa tahun 2021 Kabupaten Tulungagung tetap memprioritaskan pencegahan dan penanganan Covid 19 dengan mengedepankan kesehatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Sesuai membuka Workshop dilakukan tukar-menukar cindera mata. (Pri/Pro)

