
TULUNGAGUNG β Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus memperkuat upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut sejalan dengan Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara yang digelar di Kota Semarang, 21β23 September 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Sekretariat Negara melalui Sekretariat Wakil Presiden bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN tersebut mempertemukan pemerintah pusat dan daerah dengan berbagai pemangku kepentingan.
Rapat tersebut membahas penguatan kolaborasi multipihak melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, lembaga pendidikan, media, organisasi nonpemerintah (NGO), serta komunitas.
Deputi Bidang Dukungan Kebijakan, Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Sekretariat Wakil Presiden, Eddy Cahyono Sugiarto, mengatakan percepatan penurunan stunting tidak dapat diselesaikan oleh satu kementerian, lembaga, maupun sektor saja.
βSinergi antara pemerintah pusat dan daerah diperlukan untuk memastikan kebijakan dan program berjalan tepat sasaran serta menjawab kebutuhan masing-masing wilayah,β kata Eddy, Selasa (22/9/2026).
Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sekretaris Utama BKKBN, Budi Setiyono, menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menggerakkan potensi wilayah, mengawal anggaran, serta memastikan intervensi gizi tepat sasaran hingga tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Tulungagung turut mengikuti rapat koordinasi lewat Zoom Meeting melalui Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Tri Hariadi, M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Desi Lusiana Wardani, beserta jajaran.
Mengikuti rakor tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Tulungagung untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting. (PROKOPIM TULUNGAGUNG)
