
SURABAYA, 30 September 2026 — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. menghadiri kegiatan Paparan Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Ruang Hening, Makodam V/Brawijaya, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin dan dibuka oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, dan menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan TMMD ke-130 yang akan digelar secara serentak pada 13 Oktober hingga 11 November 2026. Dalam agenda resmi Kodam V/Brawijaya, Bupati Tulungagung tercantum sebagai salah satu pejabat sipil yang diundang bersama Bupati Ngawi, Jombang, Malang, dan Pamekasan.
Paparan tersebut diikuti jajaran Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara, Polri, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya. Sejumlah pejabat yang tercantum dalam daftar undangan antara lain Pangdam V/Brawijaya, Kasdam, para Danrem, para Asisten Kasdam, Aster Kasdam, Kapendam, para Dandim pelaksana TMMD, serta perwakilan pemerintah daerah dan Bappeda dari 5 kabupaten lokasi TMMD.
Dalam sambutan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A saat membuka pada kegiatan tersebut, TMMD ditegaskan sebagai program lintas sektoral yang telah berlangsung sejak 1980 dan menjadi bagian dari pembinaan teritorial. Program ini diarahkan untuk memperkuat pertahanan wilayah sekaligus membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan TMMD dirancang melalui mekanisme bottom up planning, dengan menampung aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, sasaran TMMD diarahkan pada berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk kebutuhan pembangunan infrastruktur, kondisi sosial-ekonomi, hingga wilayah yang memiliki keterbatasan akses dan pelayanan.
TMMD juga dilaksanakan secara berkala selama 30 hari dengan sasaran yang antara lain mencakup daerah kritis, terpencil atau terisolir, kawasan perbatasan, wilayah miskin, kawasan kumuh perkotaan, serta desa yang masih menghadapi keterbatasan pembangunan.
Untuk pelaksanaan TMMD ke-130 Tahun 2026 di Jawa Timur, kegiatan akan dilaksanakan di lima wilayah, yakni Kabupaten Ngawi melalui Kodim 0805/Ngawi, Kabupaten Tulungagung melalui Kodim 0807/Tulungagung, Kabupaten Jombang melalui Kodim 0814/Jombang, Kabupaten Malang melalui Kodim 0818/Kabupaten Malang, serta Kabupaten Pamekasan melalui Kodim 0826/Pamekasan.
Pelaksanaan TMMD tersebut akan mencakup sasaran fisik dan nonfisik serta sejumlah program unggulan TNI AD. Di antaranya program ketahanan pangan seluas 1 hektare, program TNI AD Manunggal Air Bersih di lima titik, rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan lima unit MCK, serta pemberian 100 paket makanan tambahan bagi penderita stunting.
Selain itu, terdapat kegiatan bertema “Bersatu dengan Alam”, antara lain melalui penanaman pohon dan pembersihan lingkungan fasilitas umum maupun fasilitas sosial.
Seluruh rangkaian tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan di daerah.
Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya sinergitas dan soliditas seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD. Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi pemerintah, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting agar program dapat berjalan efektif dan mencapai sasaran yang telah direncanakan.
TMMD ke-130 Tahun 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut menjadi semangat untuk mendorong kebersamaan dan partisipasi berbagai komponen bangsa dalam membangun wilayah pedesaan sebagai bagian penting dari pembangunan nasional.
Bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung, keterlibatan dalam kegiatan paparan tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor menjelang pelaksanaan TMMD di wilayah Tulungagung. Kehadiran unsur pemerintah daerah dalam forum bersama jajaran TNI dan instansi terkait diharapkan semakin memperkuat koordinasi dalam menentukan sasaran serta dukungan terhadap pelaksanaan program di lapangan.
Dengan semangat “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, TMMD ke-130 diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
