Ketua Dekranasda kabupaten Tulungagung Ny. Siyuk Maryoto Birowo, Senin 23/11/2020, Pkl 13.00 WIB membuka acara lomba Desain Batik Senada yang digelar oleh SENADA (Seni dan Budaya Dekranasda Kabupaten Tulungagung) di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa Kabupaten Tulungagung.
Hadir dalam pembukaan acara yakni Ketua Harian Dekranasda Tulungagung Dra. Imroatul Mufidah, M.Si., Wakil Ketua Harian Dekranasda Tulungagung, Ny. Endang Wahyuningtias Sukaji serta para pengurus Dekranasda Kabupaten Tulungagung.
Ketua Harian Dekranasda, Imroatul Mufidah dalam laporannya mengatakan bahwa salah satu tujuan diadakanya lomba Desain Batik Senada kali ini adalah untuk menggali potensi dan corak keunikan batik khas unggulan Kabupaten Tulungagung, melestarikan batik khas Tulungagung sebagai warisan budaya yang adiluhung serta diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.
Selain itu menurut Mufidah, acara ini bertujuan sebagai wahana pembinaan generasi muda agar mencintai, menghargai dan bangga terhadap batik warisan budaya luhur nenek moyang.
Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Tulungagung, Ny. Siyuk Maryoto Birowo dalam sambutanya mengatakan bahwa batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia, sebagai ekspresi budaya yang memiliki nilai estetika dan nilai simbolis yang tinggi. Keunikan batik menjadi salah satu pembentuk karakter bangsa kita yang membedakan dengan bangsa lain sehingga menjadi identitas khas bangsa kita. Filosofi motif batik berkaitan erat dengan kebudayaan kita yang sangat kental dengan simbol-simbol yang sudah mengakar kuat dalam falsafah kehidupan masyarakat. Memakai batik sama artinya dengan mempertahankan kebudayaan kita dan kebudayaan itu merupakan salah satu unsur identitas nasional negara kita. Jika identitas nasional kita pertahankan artinya kita menghargai dan mencintai tanah air kita.
Selanjutnya Ny. Siyuk berharap agar pemenang lomba Desain Batik Senada ini nantinya bisa dipakai oleh ASN lingkup Pemkab Tulungagung, dengan harapan untuk bisa membangkitkan semangat masyarakat kabupaten Tulungagung didalam menjaga merawat dan melestarikan batik, khususnya batik Tulungagung, “Dengan mengenakan batik rancangan pemenang lomba pada kali ini, ASN di Kabupaten Tulungagung turut serta memberikan contoh dan membangkitkan semangat masyarakat Kabupaten Tulungagung untuk menjaga, merawat dan melestarikan batik-khususnya batik Tulungagung sebagai warisan budaya bangsa, mempertahankan eksistensi batik sebagai identitas bangsa serta mampu menjadikan batik sebagai sumber pemerataan pendapatan masyarakat yang menjadi bagian dalam pembangunan ekonomi daerah, ”. harap Siyuk
Acara lomba Desain Batik Senada tersebut diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tulungagung yang ke-815. Adapun tim juri yang dihadirkan oleh panitia acara ini adalah Tim Juri BBKB Jogyakarta, Tim Juri Desainer batik dari Solo yg bergabung secara virtual, dan Tim Juri Ketua Seni Sanggar Matahari. (Nug/ Pro)

