Categories: Berita
Published November 2, 2020

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung Kamis, 02/11/2020, pkl. 08.00 WIB membuka acara Sosialisasi Teknis Pengolahan Hasil Peternakan di Hall Kresna Hotel Narita Kabupaten Tulungagung.

Pada acara yang dihadiri sekitar 60 orang tersebut Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Tulungagung didampingi Ketua DW Dharma Wanita Kabupaten Tulungagung Ny. Endang Wahyuningtias Sukaji dan pengurus TP PKK Kabupaten Tulungagung.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan dalam laporannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan diadakannya acara sosialisasi teknis hasil peternakan adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pengusaha dan pengolahan hasil peternakan, meningkatkan pemasaran produk hasil peternakan serta meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk hasil peternakan.

Lebih lanjut Kadis Peternakan menjelaskan bahwa peserta sosialisasi ada 60 orang terdiri dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung, Pengurus DW Persatuan Kabupaten Tulungagung, Anggota GOW, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se-wilayah Kabupaten Tulungagung, Pengurus DW Persatuan Dinas Peternakan serta Pengusaha Pengolahan Hasil Peternakan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung Ny. Siyuk Maryoto Birowo dalam sambutannya mengatakan pada umumnya, produk-produk peternakan seperti susu, telur, daging dan lain-lain yang mempunyai nilai / kandungan gizi tinggi khususnya protein hewani masih diolah dengan cara/menu tradisional, misalnya hanya digoreng, telur dadar/telur rebus, dll. Hal inilah yang menyebabkan anak-anak khususnya balita tidak menyukai makanan olahan tradisional tersebut, padahal untuk menunjang tumbuh kembang balita tersebut sangat membutuhkan gizi termasuk sumber protein hewani.

Pada acara ini diisi oleh narasumber chef profesional dari surabaya, yang akan melatih ibu-ibu membuat olahan yang saat ini tengah digemari masyarakat seperti kebab daging, chicken katsu benti, dll.

Ny. Siyuk Maryoto Birowo berharap kepada para peserta seusai mengikuti kegiatan ini mampu meneruskan hasil sosialisasi ini kepada anggota organisasi, kerabat/keluarga, tetangga, hingga ke kader posyandu agar mereka juga mampu menyajikan menu/olahan hasil peternakan. (Nug/ Pro)

Pos Terbaru