
Tulungagung, 13 Oktober 2025 β Semangat pelestarian budaya lokal membara di Kabupaten Tulungagung melalui penyelenggaraan Lomba Reyog Kendhang Pelajar jenjang SD dan Lomba Karawitan Pelajar Jenjang SMP se-Kabupaten Tulungagung. Acara bergengsi ini dipusatkan di UPT Taman Bina Bakat dan Kompetensi Siswa dan telah resmi dibuka pada Senin, 13 Oktober 2025, mulai pukul 08.00 WIB.
Kompetisi seni tradisional ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala OPD se-Kabupaten Tulungagung, seluruh Camat se-Kabupaten Tulungagung, serta Ketua PGRI Kabupaten Tulungagung. Kehadiran dewan juri profesional juga menambah bobot acara, yakni Ibu Lilik Lestariningtyas, S.Pd., Senior Tari Tulungagung, Widodo, S.Sn. dari Surabaya, dan Ibu Novitya Mijil Purwana Is, S.Pd., M.Pd. dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Blitar.
Wakil Bupati Tulungagung dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa lomba seni tradisional seperti reog kendhang dan karawitan memiliki makna yang sangat vital.
“Melalui lomba seni tradisional seperti reog kendhang dan karawitan, kita tidak hanya menggali potensi dan kreativitas anak-anak, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur budaya bangsa, seperti kerja sama, disiplin, tanggung jawab, serta rasa cinta terhadap warisan budaya daerah,” ujar Wakil Bupati.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa seni reog dan karawitan adalah identitas budaya yang wajib dilestarikan bersama. Di tengah gempuran modernisasi dan globalisasi yang begitu cepat, pelajar perlu dibekali kecintaan terhadap budaya lokal.
“Pelajar-pelajar kita perlu dibekali dengan kecintaan terhadap budaya lokal agar tetap memiliki akar dan jati diri sebagai generasi bangsa yang berkarakter dan berbudaya,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Tulungagung secara resmi membuka kegiatan tersebut. “Dengan mengucap ‘Bismillahirrahmanirrahim’, secara resmi kegiatan Lomba Reog Kendhang Kreatif Pelajar SD dan Lomba Karawitan Pelajar SMP se-Kabupaten Tulungagung Tahun 2025 saya nyatakan dimulai,” tutupnya.
Sebagai simbolis pembukaan, Wakil Bupati kemudian melakukan pemukulan kendang, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh jajaran dan tamu undangan, menandai dimulainya rangkaian perlombaan yang diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit unggul pelestari seni dan budaya Kabupaten Tulungagung. (PROKOPIM TULUNGAGUNG)
