Categories: Berita
Published Mei 18, 2026

Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menghadiri Haul Syekh Imam Hambali (Mbah Kumbang) yang dilaksanakan di Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tulungagung, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Haul Syekh Imam Hambali (Mbah Kumbang) rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa beliau dalam penyebaran agama Islam di wilayah Ngrowo atau yang kini dikenal sebagai Tulungagung. Syekh Imam Hambali merupakan tokoh ulama sekaligus seniman ukir yang memiliki kontribusi besar bagi Kabupaten Tulungagung.

Salah satu karya peninggalan beliau yang hingga kini masih dapat dinikmati masyarakat adalah ukiran-ukiran yang terdapat di Pendopo Kabupaten Tulungagung. Selain itu, ukiran yang berada di Masjid Agung Tulungagung juga merupakan hasil desain dari Syekh Imam Hambali atau Mbah Kumbang.
Dalam kegiatan haul tersebut hadir sejumlah kyai dan ulama, di antaranya Prof. Dr. Muntaibi An Nafis, Gus Hanindia Udin, Romo Kyai KH. Faturofik Safii, Romo Kyai KH. Faturohim Safii, Romo Kyai KH. Mansyur Zuhri, Forkopimcam Kecamatan Kota Tulungagung, Santri Kreatif Kelurahan Karangwaru, Sholawat Pondok Panggung, serta Jamaah Yasin Kelurahan Karangwaru.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menimba ilmu dan meningkatkan keimanan melalui kegiatan haul dan pengajian.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan pengajian ini kita dapat meningkatkan keimanan dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga kehidupan kita mendapat keselamatan dunia dan akhirat,” ungkapnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa kondisi Kabupaten Tulungagung yang aman, nyaman, dan damai saat ini tidak lepas dari perjuangan para ulama terdahulu, termasuk Syekh Imam Hambali (Mbah Kumbang).

Untuk itu, masyarakat diajak untuk terus meningkatkan wawasan dan pengetahuan melalui ajaran agama serta menaati peraturan pemerintah demi terciptanya kehidupan yang tertib, harmonis, dan sesuai dengan norma-norma kehidupan sebagai manusia. (Pri/Reta/ Prokopim Tulungagung).

Pos Terbaru