Categories: Berita
Published November 17, 2025

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E bersama Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin S.M menyaksikan secara langsung Pagelaran Pesona Budaya 2025 yang digelar di Titik Nol Kilometer selatan Alun-Alun Tulungagung, Jalan P. Diponegoro, pada Sabtu, 15/11/2025 malam.
Pagelaran tahun ini menjadi momen istimewa dengan diumumkannya penetapan Jaranan Sentherewe sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris daerah Kabupaten Tulungagung Drs, Tri Hariadi M.Si, unsur Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Tulungagung yang turut memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian kebudayaan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas ditetapkannya Jaranan Sente Rewe sebagai warisan budaya nasional. Menurutnya, pengakuan ini menjadi bukti bahwa seni tradisi Tulungagung memiliki nilai sejarah dan kekayaan budaya yang layak dijaga serta diwariskan kepada generasi mendatang.

Pagelaran Pesona Budaya 2025 semakin meriah dengan penampilan kolaborasi Jaranan Sentherewe dan Reog Kendang Tulungagung yang memukau penonton dengan energi, irama, dan gerakan khas yang menjadi identitas seni masyarakat Tulungagung.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran Puri Ratna dan Wahyu Fajar Giri, jebolan Dangdut Akademi dari salah satu stasiun televisi nasional. Keduanya berhasil menghibur ribuan warga yang hadir melalui sejumlah lagu populer yang tengah digemari masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap Pesona Budaya 2025 dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap seni tradisional sekaligus menjadi momentum untuk terus menjaga, melestarikan, dan mempromosikan kekayaan budaya daerah ke tingkat nasional maupun internasional. (PROKOPIM TULUNGAGUNG).

Pos Terbaru